Posted by admin on October 21, 2009 under About a day |
hari ini gw yang lama akan pergi? datang gw yang baru
akankah gw yang baru akan lebih baik?
semoga……
diantara itu semua gw cuma berharap dan berdoa yang terbaik akan menghampiri gw dan merubah gw
itu semua hanya untuk orang yg gw sayang
xox
ill always looked small in front of YOU
Posted by admin on October 16, 2009 under Jus poligami |
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. ‘Bolehkah saya masuk?’ tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, ‘Maafkanlah, ayahku sedang demam’, kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah,’Siapakah itu wahai anakku?’ ‘Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,’ tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi! bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. ‘Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut,’ kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya.
Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya.Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. ‘Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?’, tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. ‘Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. ‘Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu,’ kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. ‘Engkau tidak senang mendengar khabar ini?’, tanya Jibril lagi. ‘Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?’ ‘Jangan khawatir, wahai Rasul ! Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: ‘Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya,’ kata Jibril.
Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. ‘Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.’ Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. ‘Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?’ Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. ‘Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal,’ kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.’Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku.’
Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, ! Ali segera mendekatkan telinganya. ‘Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku’ ‘peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.’Diluar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.
‘Ummatii,ummatii,ummatiii?’ – ‘Umatku, umatku, umatku’ Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.
Posted by admin on October 4, 2009 under Jus poligami |
Tulisan ini gw persembahkan untuk seseorang yang selama ini menemani hidup gw, dan tulisan ini gw beri judul
FOR MY BEIB
Sesaat menghabiskan waktu bersamamu melihat tawa lepas dan manis senyummu terbersit dalam anganku untuk mengambil secarik kertas dan gitar, kan kubuat lagu khusus untukmu.
Kuingin membawamu dengan nyanyian yang melukiskan hatiku dan kubisikkan cinta yang aku rasa. Kau hanya sebutir mutiara indah ditengah luas samudera.
Ku akan jadi sang pangeranmu yang ada dalam mimpimu bahagiakan dirimu selamanya dalam kasih abadi dan yakinkanmu bahwa kamulah yang ada dihidupku.
If you’re askin if Ill love u?
With all my heart ill answer: I Do
If you’re askin if ill leave u?
With all my heart ill answer: NEVER
Ketika kita ada dalam satu permasalahan pernahkah kau berpikir betapa berartinya dirimu untuk ku. Dan jika kau dapat menangkap secercah cahaya bintang yang dapat menerangi mata hatimu untuk melihat jiwa ku, kau akan tahu bahwa hanya kau yang ada di jiwaku.
Posted by admin on October 1, 2009 under Jus poligami |
sesaat Kau tunjukkan sedikit kuasaMu dengan bencana ini.
mungkinkah Kau kesal dengan perbuatan umatMu yang mengahalalkan semua cara,menjauh dariMu,dan tidak peka dengan sekeliling nya sehingga Kau harus menurunkan bencana ini.
Engkau maha segalanya dan Engkau tahu yang terbaik untuk umatMu
semoga dengan semua ini seluruh umatMu yakin bahwa Engkau ada dan tidak pernah tidur untuk mengawasi mereka.
-untuk korban bencana gempa bumi di sumatra semoga di beri ketabahan-