<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Soekarno1084</title>
	<atom:link href="http://beeboo.biz/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://beeboo.biz</link>
	<description>When i became small in front of GOD</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Jan 2010 19:52:22 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>buat qm beib (last post)</title>
		<link>http://beeboo.biz/?p=86</link>
		<comments>http://beeboo.biz/?p=86#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 19:52:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[About a day]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beeboo.biz/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[qm tahu ini apa bip karena aq sdh pernah cerita, dan ini tulisan terakhir aq ga akan pernah ada ini lg
&#8220;Aku pernah membuat mu menangis
aku pernah membuat mu kecewa
tetapi karena cinta kau memaafkanku
dan memberiku kesempatan lagi
cinta jangan kau pergi
tetaplah kau mengisi hidupku
apa yang kucari telah aku dapatkan
dan bersyukur karena bisa memilikimu
hingga  akhir waktu
ku akan selalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>qm tahu ini apa bip karena aq sdh pernah cerita, dan ini tulisan terakhir aq ga akan pernah ada ini lg</strong></p>
<p>&#8220;Aku pernah membuat mu menangis</p>
<p>aku pernah membuat mu kecewa</p>
<p>tetapi karena cinta kau memaafkanku</p>
<p>dan memberiku kesempatan lagi</p>
<p>cinta jangan kau pergi</p>
<p>tetaplah kau mengisi hidupku</p>
<p>apa yang kucari telah aku dapatkan</p>
<p>dan bersyukur karena bisa memilikimu</p>
<p>hingga  akhir waktu</p>
<p>ku akan selalu mencoba menjadi yang terbaik</p>
<p>menjadi seperti yang kau mau</p>
<p>dan selalu ada untukmu&#8230;&#8230;</p>
<p>terima kasih karena telah mencintaiku&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beeboo.biz/?feed=rss2&amp;p=86</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>masih sayang</title>
		<link>http://beeboo.biz/?p=84</link>
		<comments>http://beeboo.biz/?p=84#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 19:43:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[About a day]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beeboo.biz/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[aku gak tau salah aq apa? siang dan sore qt masih tertawa bersama
kt masih bersenda gurau, aq menikmati hari2 dimana qm memberikan ku kesempatan
tetapi hari ini qm memutuskan smua hubungan
memang kemarin2 ini aq tidak ada saat qm membutuhkan aq, ttp qm tidak tahu apa yg aq lakukan pada saat tu, bukannya aq tidak mau cerita, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>aku gak tau salah aq apa? siang dan sore qt masih tertawa bersama</p>
<p>kt masih bersenda gurau, aq menikmati hari2 dimana qm memberikan ku kesempatan</p>
<p>tetapi hari ini qm memutuskan smua hubungan</p>
<p>memang kemarin2 ini aq tidak ada saat qm membutuhkan aq, ttp qm tidak tahu apa yg aq lakukan pada saat tu, bukannya aq tidak mau cerita, aq hanya ingin qm tau setelah itu semua mjd kenyataan.</p>
<p>aq tahu qm sdh jenuh dan tidak nyaman dengan semua hubungan ini,  sehingga terucap kata2 itu.</p>
<p>MAAF bip selama ini aq gak bs mjd spt apa yang qm mau, biarpun aq sdh giat berusaha untuk mjd apa yg qm mau</p>
<p>qm tau apa jawaban aq dari semua ini&#8230;dan qm tau apa yang aq lakukan bila ini terjadi&#8230;.</p>
<p>semua ini kulakukan buat qm&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beeboo.biz/?feed=rss2&amp;p=84</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>just for u dad</title>
		<link>http://beeboo.biz/?p=83</link>
		<comments>http://beeboo.biz/?p=83#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2010 13:09:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[About a day]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beeboo.biz/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Biasanya, bagi seorang anak yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..
Akan sering merasa kangen sekali dengan ibunya..
Lalu bagaimana dengan Bapak?
Mungkin karena Ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Bapak-lah yang mengingatkan Ibu untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Biasanya, bagi seorang anak yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..</p>
<p>Akan sering merasa kangen sekali dengan ibunya..<br />
Lalu bagaimana dengan Bapak?</p>
<p>Mungkin karena Ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Bapak-lah yang mengingatkan Ibu untuk menelponmu?<br />
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Bapak bekerja dan dengan wajah lelah Bapak selalu menanyakan pada Ibu tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?</p>
<p>Pada saat dirimu masih seorang anak kecil……<br />
Bapak biasanya mengajari anaknya naik sepeda.<br />
Dan setelah Bapak mengganggapmu bisa, Bapak akan melepaskan roda bantu di sepedamu…<br />
Kemudian Ibu bilang : “Jangan dulu Pak, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,<br />
Ibu takut anaknya terjatuh lalu terluka….</p>
<p>Tapi sadarkah kamu?<br />
Bahwa Bapak dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu anaknya PASTI BISA.</p>
<p>Pada saat kamu menangis merengek meminta mainan yang baru, Ibu menatapmu iba.<br />
Tetapi Bapak akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”<br />
Tahukah kamu, Bapak melakukan itu karena Bapak tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?</p>
<p>Saat kamu sakit pilek, Bapak yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : “Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.<br />
Berbeda dengan Ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.<br />
Ketahuilah, saat itu Bapak benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.</p>
<p>Ketika kamu sudah beranjak remaja…..<br />
Kamu mulai menuntut pada Bapak untuk dapat izin keluar malam, dan Bapak bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.<br />
Tahukah kamu, bahwa Bapak melakukan itu untuk menjagamu?<br />
Karena bagi Bapak, kamu adalah sesuatu yang sangat &#8211; sangat luar biasa berharga..<br />
Setelah itu kamu marah pada Bapak, Ibu datang membujukmu agar tidak marah.<br />
Tahukah kamu, bahwa saat itu Bapak memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,<br />
Bahwa Bapak sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu.</p>
<p>Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Bapak melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.<br />
Maka yang dilakukan Bapak adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…<br />
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut &#8211; larut…<br />
Ketika melihat anaknya pulang larut malam hati Bapak akan mengeras dan Bapak memarahimu.. .</p>
<p>Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Bapak akan segera datang?<br />
“Bahwa anak kecilnya akan segera pergi meninggalkan Bapak”</p>
<p>Setelah lulus SMA, Bapak akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Yang terbaik.<br />
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Bapak itu semata &#8211; mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…<br />
Tapi toh Bapak tetap tersenyum dan mendukungmu atas pilihan anak-anaknya.</p>
<p>Ketika kamu menjadi dewasa….<br />
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…<br />
Bapak harus melepasmu di bandara.<br />
Tahukah kamu bahwa badan Bapak terasa kaku untuk memelukmu?<br />
Bapak hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini &#8211; itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .<br />
Padahal Bapak ingin sekali menangis seperti Ibu dan memelukmu erat-erat.<br />
Yang Bapak lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.<br />
Bapak melakukan itu semua agar kamu KUAT….kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.</p>
<p>Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Bapak.<br />
Bapak pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.<br />
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta mainan, dan Bapak tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…</p>
<p>Kata-kata yang keluar dari mulut Bapak adalah : “Tidak…. Tidak bisa!”<br />
Padahal dalam batin Bapak, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Bapak belikan untukmu”.<br />
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Bapak merasa gagal membuat anaknya tersenyum?</p>
<p>Saatnya kamu diwisuda dan akan diwisuda sebagai seorang sarjana.<br />
Bapak adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.<br />
Bapak akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “anak-anaknya tidak manja, berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”</p>
<p>Dan akhirnya….</p>
<p>Saat Bapak melihatmu duduk di Panggung Pelaminan nanti bersama seseorang perempuan yang di anggapnya pantas mendampinginya, Bapak pun tersenyum bahagia….<br />
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Bapak pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?<br />
Bapak menangis karena Bapak sangat berbahagia, kemudian Bapak berdoa….<br />
Dalam lirih doanya kepada Allah SWT, Bapak berkata: “Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik…. Lindungilah anak-anakku…<br />
Anak kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi manusia dewasa….<br />
Bahagiakanlah ia bersama …”</p>
<p>Setelah itu nantinya Bapak hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…<br />
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….<br />
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….<br />
Bapak telah menyelesaikan tugasnya….</p>
<p>Bapak kita…<br />
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…<br />
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…<br />
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .<br />
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal..</p>
<p>Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Bapak… tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi dibalik hatinya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beeboo.biz/?feed=rss2&amp;p=83</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>020110</title>
		<link>http://beeboo.biz/?p=82</link>
		<comments>http://beeboo.biz/?p=82#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jan 2010 21:34:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[About a day]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beeboo.biz/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Gott gebe Dir ein Wunder, dass diese Beziehung mit einem schönen Ende
Sie gerade gesagt, dein Knecht ist Hingabe und Kraft geben, dein Knecht ist weiterhin in der Lage, diese Beziehung ohne Hindernisse zu unterziehen. AMIN
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gott gebe Dir ein Wunder, dass diese Beziehung mit einem schönen Ende<br />
Sie gerade gesagt, dein Knecht ist Hingabe und Kraft geben, dein Knecht ist weiterhin in der Lage, diese Beziehung ohne Hindernisse zu unterziehen. AMIN</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beeboo.biz/?feed=rss2&amp;p=82</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>231209</title>
		<link>http://beeboo.biz/?p=80</link>
		<comments>http://beeboo.biz/?p=80#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 11:01:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[About a day]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beeboo.biz/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Ich werde die letzten Tage zu genießen ist, die Zeit mit ihm zu verbringen, weil es ging alles zu den schönsten Erinnerungen, die immer in den Herzen der eingebettet werden. best ever diesem Leben zu begleiten, werde ich jeden Tag eine Qualität, die nicht von uns beide vergessen kann
habe, ist das schönste Geschenk in meinem [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="result_box"><span style="background-color: #ffffff;" title="saya akan menikmati hari-hari terakhir ini untuk menghabiskan waktu bersamanya karena itu semua akan menjadi kenangan terindah yang akan selalu tertanam di dalam hati ini.">Ich werde die letzten Tage zu genießen ist, die Zeit mit ihm zu verbringen, weil es ging alles zu den schönsten Erinnerungen, die immer in den Herzen der eingebettet werden. </span><span title="terbaik yang pernah menemani hidup ini, akan ku jadikan semua hari menjadi berkualitas yang mungkin tidak akan terlupakan oleh kita berdua">best ever diesem Leben zu begleiten, werde ich jeden Tag eine Qualität, die nicht von uns beide vergessen kann<br />
</span><span style="background-color: #ffffff;" title="memiliki kamu adalah anugerah terindah dalam hidupku yang tidak akan tergantikan">habe, ist das schönste Geschenk in meinem Leben, die nicht ersetzt werden<br />
</span><span style="background-color: #ffffff;" title="hati ini mungkin akan tertutup sementara, menunggu apakah aku pantas kembali pada kamu, tidak ada yang lain karena selama ini hanya ada kamu di hatiku">Diese Herzen kann vorübergehend geschlossen, darauf zu warten, wenn ich wieder in die Sie verdienen, sonst nichts, denn solange es nur in meinem Herzen</p>
<p></span><span style="background-color: #ffffff;" title="aku cinta kamu beib">Ich liebe dich beib</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beeboo.biz/?feed=rss2&amp;p=80</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IM BEGGING TO YOU GOD    10.12.09</title>
		<link>http://beeboo.biz/?p=78</link>
		<comments>http://beeboo.biz/?p=78#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 20:10:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[About a day]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beeboo.biz/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[ingin kunikmati hari-hari bersamanya
kulalui semua dengan tawa lepas serta canda
kubiarkan tangan ini menengadah ke atas
kurelakan air mata ini mengucur deras
semata hanya tuk meminta kepada Engkau Ya ALLAH
kuhabiskan hari-hari untuk berusaha
kulewatkan semua hari untuk mencari
hanya kepadamu Tuhan,hambamu berserah
aku hanya berharap sang waktu melambat
agar aku bisa menghabiskan waktuku bersamanya
untukmu kekasihku kuciptakan ini semua
agar kau tahu aku sangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ingin kunikmati hari-hari bersamanya<br />
kulalui semua dengan tawa lepas serta canda</p>
<p>kubiarkan tangan ini menengadah ke atas<br />
kurelakan air mata ini mengucur deras<br />
semata hanya tuk meminta kepada Engkau Ya ALLAH</p>
<p>kuhabiskan hari-hari untuk berusaha<br />
kulewatkan semua hari untuk mencari</p>
<p>hanya kepadamu Tuhan,hambamu berserah</p>
<p>aku hanya berharap sang waktu melambat<br />
agar aku bisa menghabiskan waktuku bersamanya</p>
<p>untukmu kekasihku kuciptakan ini semua<br />
agar kau tahu aku sangat menginginkanmu dalam setiap langkahku</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beeboo.biz/?feed=rss2&amp;p=78</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TANYA KENAPA ?</title>
		<link>http://beeboo.biz/?p=75</link>
		<comments>http://beeboo.biz/?p=75#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 13:05:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[About a day]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beeboo.biz/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beeboo.biz/?feed=rss2&amp;p=75</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>*sigh..hh</title>
		<link>http://beeboo.biz/?p=74</link>
		<comments>http://beeboo.biz/?p=74#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 21:31:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jus poligami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beeboo.biz/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[its complicated to described how much i love and care for you
i wish i cud turn to the days back
then to the days when we had no scratch in our faces and heart
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>its complicated to described how much i love and care for you</p>
<p>i wish i cud turn to the days back</p>
<p>then to the days when we had no scratch in our faces and heart</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beeboo.biz/?feed=rss2&amp;p=74</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ini cerita buat para wanita</title>
		<link>http://beeboo.biz/?p=72</link>
		<comments>http://beeboo.biz/?p=72#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 16:04:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[About a day]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beeboo.biz/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di perasaan saya, ketika saya bersandar di bahunya yang bidang.
Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, harus saya akui, bahwa saya mulai merasa lelah.
Alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.
Saya seorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di perasaan saya, ketika saya bersandar di bahunya yang bidang.</p>
<p>Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, harus saya akui, bahwa saya mulai merasa lelah.</p>
<p>Alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.</p>
<p>Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus.<br />
Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen.<br />
Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan. Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan.<br />
Rasa sensitif-nya kurang.</p>
<p>Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.</p>
<p>Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian.</p>
<p>&#8220;Mengapa?&#8221; tanya suami saya dengan terkejut.</p>
<p>&#8220;Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan&#8221; jawab saya.</p>
<p>Suami saya terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.</p>
<p>Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya?</p>
<p>Dan akhirnya suami saya bertanya, &#8220;Apa yang dapat saya lakukan untuk mengubah pikiran kamu?&#8221;</p>
<p>Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan, &#8220;Saya punya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam perasaan saya, saya akan mengubah pikiran saya. Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yang ada di tebing gunung.<br />
Kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati.<br />
Apakah kamu akan memetik bunga itu untuk saya?&#8221;</p>
<p>Dia termenung dan akhirnya berkata, &#8220;Saya akan memberikan jawabannya besok.&#8221;</p>
<p>Perasaan saya langsung gundah mendengar responnya.<br />
Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya menemukan selembar kertas dengan coret-coretan tangannya di bawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan&#8230;</p>
<p>&#8220;Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya.&#8221;</p>
<p>Kalimat pertama ini menghancurkan perasaan saya&#8230;<br />
Saya melanjutkan untuk membacanya.</p>
<p>&#8220;Kamu selalu pegal-pegal pada waktu &#8216;teman baik kamu&#8217; datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kaki kamu yang pegal.&#8221;</p>
<p>&#8220;Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu khawatir kamu akan menjadi &#8216;aneh&#8217;.<br />
Saya harus membelikan sesuatu yang dapat menghibur kamu di rumah atau meminjamkan lidah saya untuk menceritakan hal-hal lucu yang saya alami.&#8221;</p>
<p>&#8220;Kamu selalu terlalu dekat menonton televisi, terlalu dekat membaca buku, dan itu tidak baik untuk kesehatan mata kamu.<br />
Saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kuku kamu dan mencabuti uban kamu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tangan saya akan memegang tangan kamu, membimbing kamu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah.<br />
Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajah kamu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tetapi Sayang, saya tidak akan mengambil bunga indah yang ada di tebing gunung itu hanya untuk mati. Karena, saya tidak sanggup melihat air mata kamu mengalir menangisi kematian saya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Sayang, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintai kamu lebih daripada saya mencintai kamu. Untuk itu Sayang, jika semua yang telah diberikan tangan saya, kaki saya, mata saya tidak cukup buat kamu, saya tidak bisa menahan kamu untuk mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat<br />
membahagiakan kamu.&#8221;</p>
<p>Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk terus membacanya.</p>
<p>&#8220;Dan sekarang, Sayang, kamu telah selesai membaca jawaban saya.<br />
Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkan saya untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri di sana menunggu jawaban kamu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Jika kamu tidak puas dengan jawaban saya ini, Sayang, biarkan saya masuk untuk membereskan barang-barang saya, dan saya tidak akan mempersulit hidup kamu.<br />
Percayalah, bahagia saya adalah bila kamu bahagia.&#8221;</p>
<p>Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang segelas susu dan roti kesukaan saya.</p>
<p>Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih daripada dia mencintai saya.</p>
<p>Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari perasaan kita, karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.</p>
<p>Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu.</p>
<p>Karena cinta tidak selalu harus berwujud &#8220;bunga&#8221;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beeboo.biz/?feed=rss2&amp;p=72</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>aku bertahan</title>
		<link>http://beeboo.biz/?p=70</link>
		<comments>http://beeboo.biz/?p=70#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 06:51:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[About a day]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beeboo.biz/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Rio Febrian – Aku Bertahan
sedih ku tahu kini perasaanmu kepadaku
sedih saat kau tak yakin kepadaku
akan cintaku
jalan berliku takkan membuatku
menyerah akan cinta kita
tatap mataku dan kau kan tahu
semuanya yang ku rasakan
reff:
aku bertahan karna ku yakin cintaku padamu
sesering kau coba tuk mematikan hatiku
takkan terjadi yang aku tahu kau hanya untukku
aku bertahan ku akan tetap pada pendirianku
sekeras kau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Rio Febrian – Aku Bertahan</strong></p>
<p>sedih ku tahu kini perasaanmu kepadaku</p>
<p>sedih saat kau tak yakin kepadaku</p>
<p>akan cintaku</p>
<p>jalan berliku takkan membuatku</p>
<p>menyerah akan cinta kita</p>
<p>tatap mataku dan kau kan tahu</p>
<p>semuanya yang ku rasakan</p>
<p>reff:</p>
<p>aku bertahan karna ku yakin cintaku padamu</p>
<p>sesering kau coba tuk mematikan hatiku</p>
<p>takkan terjadi yang aku tahu kau hanya untukku</p>
<p>aku bertahan ku akan tetap pada pendirianku</p>
<p>sekeras kau coba tuk membunuh cintaku</p>
<p>yang aku tahu kau hanya untukku</p>
<p>tatap mataku dan kau kan tahu</p>
<p>semuanya yang ku rasakan</p>
<p>repeat reff</p>
<p>oooww</p>
<p>aku bertahan ku akan tetap pada pendirianku</p>
<p>sekeras kau coba tuk membunuh cintaku</p>
<p>yang aku tahu kau hanya untukku</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beeboo.biz/?feed=rss2&amp;p=70</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
