*sigh..hh

Posted by admin on November 16, 2009 under Jus poligami | Be the First to Comment

its complicated to described how much i love and care for you

i wish i cud turn to the days back

then to the days when we had no scratch in our faces and heart

hari terakhir rasullulah

Posted by admin on October 16, 2009 under Jus poligami | Be the First to Comment

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. ‘Bolehkah saya masuk?’ tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, ‘Maafkanlah, ayahku sedang demam’, kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah,’Siapakah itu wahai anakku?’ ‘Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,’ tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi! bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. ‘Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut,’ kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya.

Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya.Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. ‘Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?’, tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. ‘Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. ‘Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu,’ kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. ‘Engkau tidak senang mendengar khabar ini?’, tanya Jibril lagi. ‘Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?’ ‘Jangan khawatir, wahai Rasul ! Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: ‘Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya,’ kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. ‘Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.’ Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. ‘Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?’ Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. ‘Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal,’ kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.’Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku.’

Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, ! Ali segera mendekatkan telinganya. ‘Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku’ ‘peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.’Diluar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.

‘Ummatii,ummatii,ummatiii?’ – ‘Umatku, umatku, umatku’ Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.

just for beib

Posted by admin on October 4, 2009 under Jus poligami | Be the First to Comment

Tulisan ini gw persembahkan untuk seseorang yang selama ini menemani hidup gw, dan tulisan ini gw beri judul

FOR MY BEIB

Sesaat menghabiskan waktu bersamamu melihat tawa lepas dan manis senyummu terbersit dalam anganku untuk mengambil secarik kertas dan gitar, kan kubuat lagu khusus untukmu.

Kuingin membawamu dengan nyanyian yang melukiskan hatiku dan kubisikkan cinta yang aku rasa. Kau hanya sebutir mutiara indah ditengah luas samudera.

Ku akan jadi sang pangeranmu yang ada dalam mimpimu bahagiakan dirimu selamanya dalam kasih abadi dan yakinkanmu bahwa kamulah yang ada dihidupku.

If you’re askin if  Ill love u?

With all my heart ill answer:  I  Do


If you’re askin if ill leave u?

With all my heart ill answer: NEVER

Ketika kita ada dalam satu permasalahan pernahkah kau berpikir betapa berartinya dirimu untuk ku. Dan jika kau dapat menangkap secercah cahaya bintang yang dapat menerangi mata hatimu untuk melihat jiwa ku, kau akan tahu bahwa hanya kau yang ada di jiwaku.

Posted by admin on October 1, 2009 under Jus poligami | Be the First to Comment

sesaat Kau tunjukkan sedikit kuasaMu dengan bencana ini.
mungkinkah Kau kesal dengan perbuatan umatMu yang mengahalalkan semua cara,menjauh dariMu,dan tidak peka dengan sekeliling nya sehingga Kau harus menurunkan bencana ini.
Engkau maha segalanya dan Engkau tahu yang terbaik untuk umatMu
semoga dengan semua ini seluruh umatMu yakin bahwa Engkau ada dan tidak pernah tidur untuk mengawasi mereka.
-untuk korban bencana gempa bumi di sumatra semoga di beri ketabahan-

apalah

Posted by admin on September 16, 2009 under Jus poligami | Be the First to Comment

lagi dan lagi kata2 itu terucap.langsung mengarah ke hati dan membekas seperti kata2 lainnya.dan kini saatnya berdiri serta membangun istana yang selama ini selalu mjd pegangan dalam menjalani semua kesenangan dan kesedihan.
*diri yang tersakiti oleh ucapan*

080909

Posted by admin on September 8, 2009 under Jus poligami | Be the First to Comment

t’kadang gw suka kecewa,bip ga tau kl sebenarnya gw tuh sayang bgt sm bip.kl emang jodoh gw mau menghabiskan hidup ini sama bip.karena bip yg bs ngarahin hidup gw,krn bip gw bs bertahan sampai sekarang,krn bip gw mau menjalankan smua ini.

kalau bip mau tau…

gw sayang sm bip,krn bip satu2 nya yg ada di dalam gw dan separuh dr gw

haruskah ?

Posted by admin on September 6, 2009 under Jus poligami | Be the First to Comment

haruskah kuteteskan airmata di pipi
haruskah kucurahkan segala isi di hati
oh haruskah kau kupeluk dan tak kulepas lagi
agar tiada pernah ada kata berpisah

story from mumublue

Posted by admin on September 5, 2009 under Jus poligami | Be the First to Comment

Di sebuah kota kecil yang tenang & indah, ada sepasang pria & wanita yang saling mencintai.
Mereka selalu bersama memandang matahari terbit di puncak gunung, bersama di pesisir pantai menghantar matahari senja.
Setiap orang yang bertemu dengan mereka tidak bisa tidak akan melihat dengan pandangan kagum & doa bahagia. Mereka saling mengasihi satu sama lain.
Namun pada suatu hari, malang sang lelaki mengalami luka berat akibat sebuah kecelakaan. Ia berbaring di atas ranjang pasien beberapa malam tdk sadarkan diri di rumah sakit. Siang hari sang wanita menjaga di depan ranjang & dengan tiada henti memanggil2 kekasih yg tak sadar sedikitpun.

Malamnya ia pergi ke gereja kecil di kota tsb & berdoa kepada Tuhan agar kekasihnya selamat. Air matanya hampir kering karena menangis sepanjang hari.

Seminggu telah berlalu, sang lelaki tetap pingsan tertidur seperti dulu, sedangkan si wanita telah berubah menjadi pucat pasi & lesu tak terkira, namun ia tetap bertahan dengan susah payah hingga akhirnya pada suatu hari Tuhan terharu oleh keadaan wanita yg setia & teguh itu, lalu Ia memutuskan memberikan kpd wanita itu sebuah pengecualian kepada dirinya. Tuhan bertanya kepadanya ‘Apakah kamu benar2 bersedia menggunakan nyawamu sendiri utk menukarnya?’ . Si wanita tanpa ragu sedikitpun menjawab ‘Ya’.

Tuhan berkata ‘Baiklah, Aku bisa segera membuat kekasihmu sembuh kembali, namun kamu harus menjelma menjadi kupu2 selama 3 thn. Pertukaran seperti ini apakah kamu juga bersedia?’. Si wanita terharu setelah mendengarnya & dengan jawaban yg pasti menjawab ’saya bersedia!’.

Hari telah terang. Si wanita telah menjadi seekor kupu2 yg indah. Ia mohon diri pada Tuhan lalu segera kembali ke rumah sakit. Hasilnya, lelaki itu benar2 telah siuman bahkan ia sedang berbicara dengan seorang dokter.
Namun sayang, ia tak dapat mendengarnya sebab ia tak bisa masuk ke ruang itu.

Dengan di sekat oleh kaca, ia hanya bisa memandang dari jauh kekasihnya sendiri
Beberapa hari kemudian, sang lelaki telah sembuh. Namun ia sama sekali tak bahagia.
Ia mencari keberadaan sang wanita pada setiap orang yang lewat, namun tak ada yg tahu sebenarnya sang wanita telah pergi kemana.
Sang lelaki sepanjang hari tdk makan & istirahat terus mencari. Ia begitu rindu kepadanya, begitu inginnya bertemu dgn sang kekasih, namun sang wanita telah berubah menjadi kupu2 yang setiap saat selalu berputar di sampingnya, hanya saja ia tak bisa berteriak, tak bisa memeluk. Ia hanya bisa memandangnya secara diam2.
Musim panas telah berakhir, angin musim gugur yang sejuk meniup jatuh daun pepohonan. Kupu2 mau tak mau harus meninggalkan tempat tsb lalu terakhir kali ia terbang & hinggap di atas bahu sang lelaki.

Ia bermaksud menggunakan sayapnya yg kecil halus membelai wajahnya, menggunakan mulutnya yg kecil lembut mencium keningnya.
Namun tubuhnya yg kecil & lemah benar2 tak boleh di ketahui olehnya, sebuah gelombang suara tangisan yg sedih hanya dapat didengar oleh kupu2 itu sendiri & mau tak mau dengan berat hati ia meninggalkan kekasihnya, terbang ke tempat yg jauh dengan membawa harapan.

Dlm sekejap telah tiba musim semi yg kedua, sang kupu2 dgn tdk sabarnya segera terbang kembali mencari kekasihnya yang lama di tinggalkannya.

Namun di samping bayangan yang tak asing lagi ternyata telah berdiri seorang wanita cantik. Sang kupu2 nyaris jatuh dr angkasa.
Ia benar2 tdk percaya dgn pemandangan di depan matanya sendiri. Lebih tdk percaya lagi dengan omongan yang di bicarakan banyak orang. Orang2 selalu menceritakan ketika hari natal, betapa parah sakit sang lelaki. Melukiskan betapa baik dan manisnya dokter wanita itu.
Bahkan melukiskan betapa sudah sewajarnya percintaan mereka & tentu saja juga melukiskan bahwa sang lelaki sudah bahagia seperti dulu kala .

Sang kupu2 sangat sedih. Beberapa hari berikutnya ia seringkali melihat kekasihnya sendiri membawa wanita itu ke gunung memandang matahari terbit, menghantar matahari senja di pesisir pantai.
Segala yang pernah di milikinya dahulu dalam sekejap tokoh utamanya telah berganti menjadi seorang wanita lain sedangkan ia sendiri hanya kadangkala bisa hinggap di atas bahunya, namun tak dapat berbuat apa2.

Musim panas tahun ini sangat panjang, sang kupu2 setiap hari terbang rendah dengan tersiksa & ia sudah tak memiliki keberanian lagi utk mendekati kekasihnya sendiri. Bisikan suara antara ia dgn wanita itu, ia & suara tawa bahagianya sudah cukup membuat hembusan napas dirinya berakhir, karenanya sebelum musim panas berakhir, sang kupu2 telah terbang berlalu.
Bunga bersemi & layu. Bunga layu & bersemi lagi. Bagi seekor kupu2 waktu seolah2 hanya menandakan semua ini.

Musim panas pd tahun ketiga, sang kupu2 sudah tdk sering lagi pergi mengunjungi kekasihnya sendiri. Sang lelaki bekas kekasihnya itu mendekap perlahan bahu si wanita, mencium lembut wajah wanitanya sendiri.
Sama sekali tdk punya waktu memperhatikan seekor kupu2 yg hancur hatinya apalagi mengingat masa lalu.

Tiga tahun perjanjian Tuhan dgn sang kupu2 sudah akan segera berakhir & pd saat hari yg terakhir, kekasih si kupu2 melaksanakan pernikahan dgn wanita itu.

Dlm kapel kecil telah dipenuhi orang2. Sang kupu2 secara diam2 masuk ke dalam & hinggap perlahan di atas pundak Tuhan.
Ia mendengarkan sang kekasih yg berada dibawah berikrar di hadapan Tuhan dgn mengatakan ’saya bersedia menikah dengannya!’.
Ia memandangi sang kekasih memakaikan cincin ke tangan wanita itu, kemudian memandangi mereka berciuman dgn mesranya lalu mengalirlah air mata sedih sang kupu2.

Dengan pedih hati Tuhan menarik napas ‘Apakah kamu menyesal?’.
Sang kupu2 mengeringkan air matanya ‘Tidak’.
Tuhan lalu berkata di sertai seberkas kegembiraan ‘Besok kamu sudah dapat kembali menjadi dirimu sendiri’.
Sang kupu2 menggeleng-gelengkan kepalanya ‘Biarkanlah aku menjadi kupu2 seumur hidup’.

ADA BEBERAPA KEHILANGAN MERUPAKAN TAKDIR.
ADA BEBERAPA PERTEMUAN ADALAH YANG TIDAK AKAN BERAKHIR SELAMANYA.
MENCINTAI SESEORANG TIDAK MESTI HARUS MEMILIKI,NAMUN MEMILIKI SESEORANG
MAKA HARUS BAIK-BAIK MENCINTAINYA. .

by.mumublue

5 sept ‘09 (k a n g e n)

Posted by admin on under Jus poligami | Be the First to Comment

kangen si gendut

kangen senyumannya

kangen ngeledekin

kangen manjanya

kangen curhatnya

kangen dengerin suaranya

kangen meluk ( gede ataupun kecil )

kangen liat lagi makannya

kangen denger waktu nge”les”

intinya aku kangen kamu beib